Kerajinan Miniatur Bambu, Kreasi dari Limbah Bangunan

Di tangan seorang perajin di Solo, Jawa Tengah, limbah bambu bekas proyek pembangunan rumah yang biasanya hanya dibuang, ternyata bisa menjadi bahan pembuatan kerajinan yang bernilai ekonomis tinggi. Limbah bambu tersebut dibuat kerajinan autodrama atau miniatur kehidupan, yang diminati tak hanya warga di wilayah tersebut, namun, juga dari berbagai kota di Indonesia.

Inilah suasana warung angkringan atau Hik, yang digambarkan secara detail oleh seorang perajin di Banyuanyar, Solo, bernama Gringsing Ibnu Handoko atau Inung, dalam sebuah karya kerajinan miniatur bambunya. Tak hanya interaksi pembeli dan penjual, bagian-bagian dari warung angkringan juga digambarkan dengan cermat, seperti ceret atau tempat pembuatan minuman maupun beraneka macam makanan yang dijual di warung angkringan tersebut.

Tak hanya suasana warung angkringan, sejumlah aktivitas warga lainnya, terutama pada masa lampau, juga ditampilkan Inung dalam berbagai karya kerajinan miniatur bambu, yang disebutnya sebagai kerajinan autodrama. Seperti penjual es, gotong royong membangun pos ronda, wedangan, gerobak sapi dan sebagainya.

Siapa sangka, kerajinan miniatur bambu atau autodrama yang sangat indah ini ternyata hanya dibuat dari limbah bambu. Awalnya, Inung merasa prihatin dengan banyaknya limbah bambu bekas pembangunan rumah yang ternyata hanya dibuang atau dijadikan kayu bakar. Dengan sentuhan seni, sisa-sisa bambu itupun mulai dirakit menjadi berbagai miniatur kendaraan, seperti kereta api, sepeda motor, dan sebagainya. Dalam perkembangannya, Inung pun menemukan bentuk yang lebih cocok, yaitu miniatur kehidupan atau autodrama.

Dibanding menggunakan kayu, menurut Inung, pembuatan miniatur dari bambu ternyata lebih mudah dan sederhana. Pertama, bambu dibersihkan dan dipotong sesuai bentuk dan ukuran yang diinginkan. Potongan-potongan bambu inilah yang dirangkai menjadi miniatur dengan menggunakan lem. Agar terlihat lebih indah, biasanya dipadu dengan karung goni dan daun pisang kering. “Dibanding kayu, bahan bambu bisa lebih menampilkan detil miniatur yang ingin dibuat,” katanya.

Sejak dirintis setahun lalu, saat ini, kerajinan tersebut terus diminati banyak kalangan. Dengan dibantu dua temannya, dalam sebulan, Inung mengaku bisa membuat sekitar 10 kerajinan miniatur bambu berukuran besar dan sekitar 25 hingga 30 miniatur bambu. Tak hanya dari wilayah Solo dan sekitarnya, pesanan pun datang dari berbagai kota di Indonesia.(Wiwik Susilo)

Sumber : Bursa Kreasi

About these ads

17 gagasan untuk “Kerajinan Miniatur Bambu, Kreasi dari Limbah Bangunan

  1. Kami dari HIJAU ARTINDO yang menggunakan bahan baku bambu atau bamboo yang menemukan inovasi baru yakni produk kerajinan bamboo atau bambu asli dari bahan original bambu atau bamboo dan mempunyai kelebihan dan manfaat yang anda dapatkan di antaranya :
    1 ) Bergaransi
    2 ) Anti JAMUR
    3 ) Anti DEBU
    4 ) Melayani PERMINTAAN ukuran, desain dan warna produk kerajinan bambu atau bamboo
    5 ) Tahan LAMA
    Selain terbuat dari bahan yang alami.Produk kerajinan bambu kami berbeda dari pada kerajinan bambu yang lain (SILAHKAN UNTUK DI BANDINGKAN) dari segi mutu dan kwalitas kemurnianya.Kami menawarkan kepuasan kepada Anda terhadap produk kami ini, seperti :
    1 ) Berserat HALUS
    2) BAIK buat kesehatan
    3) Produk sangat VARIATIF
    Dengan menggunakan produk kerajinan bambu HIJAU ARTINDO kami anda mendapatkan koleksi produk yang beautiful, unik, eksotik dan mendapatkan peluang usaha bersama kami.Beberapa produk kerajianan bambu HIJAU ARTINDO adalah keranjang hantaran, kipas jepang, lamp shade, kursi, tempat tisu, keranjang pakaian dan lain- lain
    Silahkan Anda buktikan dan dapatkan manfaat dari produk kami.
    Harga sewaktu- waktu bisa berubah
    Anda BERMINAT hubungi segera sebelum kedahuluan pembeli yang lainnya :
    0817-9687-414 ( XL-AXIATA) 0857-9027-6947 ( IM3)

  2. Ping-balik: ASTRY CRAFTCrEaTive iMaGinAtioN MenuLangsung ke isi Home About Tools Entrepreneurship Gallery Favorite Links Workshop KATEGORI Inspirasi Bisnis (49) Clay (1) Enceng Gondok (2) Kaca (2) Kaleng (2) Limbah Bambu (5) Limbah Jagung (2) Limbah Kayu (14) Limbah

  3. Ping-balik: ASTRY CRAFTCrEaTive iMaGinAtioN MenuLangsung ke isi Home About Tools Entrepreneurship Gallery Favorite Links Workshop KATEGORI Inspirasi Bisnis (49) Clay (1) Enceng Gondok (2) Kaca (2) Kaleng (2) Limbah Bambu (5) Limbah Jagung (2) Limbah Kayu (14) Limbah

  4. Ping-balik: ASTRY CRAFTCrEaTive iMaGinAtioN MenuLangsung ke isi Home About Tools Entrepreneurship Gallery Favorite Links Workshop KATEGORI Inspirasi Bisnis (49) Clay (1) Enceng Gondok (2) Kaca (2) Kaleng (2) Limbah Bambu (5) Limbah Jagung (2) Limbah Kayu (14) Limbah

  5. Ping-balik: ASTRY CRAFTCrEaTive iMaGinAtioN MenuLangsung ke isi Home About Tools Entrepreneurship Gallery Favorite Links Workshop KATEGORI Inspirasi Bisnis (49) Clay (1) Enceng Gondok (2) Kaca (2) Kaleng (2) Limbah Bambu (5) Limbah Jagung (2) Limbah Kayu (14) Limbah

Leave a comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s