Usaha Bambu Rumahan Rambah Luar Negeri

Produk kerajinan bambu berupa peralatan rumah tangga seperti tambir dan kalo dari Bantul telah menembus sejumlah supermarket besar di Jakarta. Sebagian lainnya dipesan pada tingkat regional, seperti Solo, Purwodadi, Grobogan, dan Kroya.

Selain tambir dan kalo sebagai produk andalan, perajin juga memproduksi jenis lainnya, seperti irik, kursi, tempat tisu, cething (tempat nasi), kotak serbaguna, nampan, besek, krakat dimsum, piring bulat, tudung saji, dan besek.

Suryanto, salah seorang perajin bambu di Wukirsari, Imogiri, Bantul, mengatakan, produksi jenis ini sangat tergantung pada pesanan sehingga pengembangannya pun menjadi sulit.

Untuk satu batang bambu dengan panjang sekitar 4 m yang dibeli dengan harga Rp 7.500 dapat diproduksi lebih kurang 30 tambir. Pembuatan 30 tambir tersebut dapat diselesaikan selama 2 hari oleh dua orang pekerja. Jika harga jual satu buah tambir Rp 2.700 dan biaya produksi diperkirakan Rp 1.000 per tambir, pendapatan perajin per tambir sebesar Rp 1.700.

Dengan demikian, dalam waktu satu bulan perajin bambu bisa memperoleh pendapatan dari usahanya tersebut sebesar Rp 765.000. Bila home industry ini mempekerjakan lebih dari 2 orang tenaga kerja, dapat diperkirakan bahwa usaha ini mampu menghidupi seluruh anggota keluarga.

Bagi Paijan bambu adalah jenis tanaman yang sangat berguna. Di tangan pria berusia 41 tahun ini bambu bisa menjadi kerajinan Lombok bernilai seni dan ekonomi seperti kerajinan Lombok.

Melalui tangan kreatif Paijan, bambu-bambu yang ada disekitar rumah dan desanya dibuat menjadi berbagai macam produk kerajinan Lombok island yang menarik. “Bambu-bambu saya buat handicraft seperti tempat sampah, lampu, gantungan, figura, boks, tas dan nampan,” ungkap Paijan.

Tiap pekan Paijan bersama tujuh pengrajin handicraft mampu menghasilkan sekitar 60 kerajinan yang terdiri dari berbagai macam kerajinan bambu yang mereka produksi. Hasil kerajinan Lombok islandnya tak mahal. Produk kerajinan bambu Lombok handicraft berupa boks misalnya, untuk ukuran besar dengan panjang sisi 25 senti meter Rp 35 ribu, ukuran sedang dengan ukuran panjang sisi 20 senti meter Rp 30 ribu dan untuk ukuran kecil Rp 20 ribu.

Sampai saat ini pembuatan produk kerajinan bambu Lombok handicraft wholesale memang belum setiap hari. Paijan memproduksi bersama tujuh pengrajin kerajinan Lombok island lainya hanya tergantung pesanan dan stok produksi. Mereka mengerjakan kerajinan bambu Lombok handicraft wholesale ini hanya dua kali sepekan.

Paijan bersama tujuh pengrajin handicraft wholesale lainya tergabung dalam sebuah Kelompok Baru Muncul. Baru muncul adalah kelompok handicraft wholesale bersama yang ada di Desa Nawung, Gayamharjo, Prambanan Kabupaten Sleman.

Kelompok Baru Muncul ini berdiri pada akhir 2007 yang diprakarsai dan bekerja sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Internasional Arbeiter Samariter Bund (ASB). Sampai saat pasar kerajinan bambu Lombok handicraft memang belum banyak. Tapi setiap bulanya omset dari kerajinan bambu ini mencapai Rp 3 juta.

Bambu merupakan tanaman jenis palem. Bambu yang digunakan Paijan adalah jenis bambu hitam atau bambu wulung Lombok island. Saat ini bambu memang merupakan jenis tanaman yang sangat berguna untuk berbagai macam produk maupun untuk bahan bangunan.

Begitu juga dengan kerajinan anyaman bambu dari Dusun Karang Asem, Desa Munthuk, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), merambah pasar luar negeri.

“Barang kerajinan anyaman bambu dari desa itu ternyata banyak diminati konsumen di Spanyol, Denmark, dan Amerika,” kata Sunarto di Bantul.

Menurut pria yang telah menjalani usaha kerajinan bambu sejak 1998 ini, produk kerajinan anyaman bambu yang paling diminati konsumen luar negeri adalah box cady atau kotak yang bagian sisinya berjeruji dari bambu.

“Barang kerajinan ini cocok sebagai tempat menyimpan perlengkapan makan seperti sendok, garpu, dan piring,” katanya.

Karena desainnya menarik, barang kerajinan ini umumnya banyak digunakan di restoran atau rumah makan di luar negeri.

Menurut Sunarto, barang kerajinan anyaman bambu produksi Bantul bisa sampai ke luar negeri melalui perdagangan langsung ataupun lewat perantara.

“Pada awalnya pihak perantara menawarkan barang kerajinan itu kepada wisatawan, dan jika terjadi kesepakatan, perantara kemudian mengirim produk tersebut sesuai permintaan,” katanya.

Kadang pemesan tidak langsung bisa menerima atau cocok dengan desain barang yang ditawarkan. “Mereka tidak jarang minta desainnya disempurnakan,” katanya.

Sunarto saat ini mempekerjakan 10 karyawan tetap, sedangkan 50 pekerja borongan mengerjakan pesanan di rumah mereka masing-masing, lalu barang kerajinan bambu yang dihasilkan disetorkan kepadanya.

“Untuk membuat satu barang kerajinan bambu tergolong sulit, sehingga harus cermat dan teliti, mulai dari melubangi, mengamplas, menghaluskan, hingga pengeringan,” katanya.

Setiap perajin rata-rata hanya mampu membuat tiga barang kerajinan bambu setiap harinya. Ia menjual produk kerajinan seharga Rp 20.000 per unit, dengan mengambil keuntungan sekitar Rp 3.000 per unitnya.

“Selama seminggu kami mampu menjual antara 500 hingga 600 barang kerajinan bambu. Hasil penjualan produk kami sebulan bisa mencapai Rp 50 juta-Rp 60 juta,” katanya.

Bahkan, setiap awal tahun ataupun akhir tahun biasanya permintaan meningkat 30 persen hingga 40 persen.

“Terkadang kami tidak bisa memenuhi permintaan konsumen pada masa panen pesanan seperti itu, karena keterbatasan alat kerja serta tenaga yang ada. Saat ini kami hanya memiliki satu macam alat untuk melubangi bambu,” katanya.

Mengenai bahan baku didatangkan dari wilayah sekitar. Ia membeli bambu per batang seharga Rp 10.000, dan setiap batang bambu dapat untuk membuat barang kerajinan sebanyak 20 hingga 25 unit. “Selama ini pasokan bahan baku tidak ada masalah,” katanya.

Sumber : www.suaramedia.com
About these ads

5 gagasan untuk “Usaha Bambu Rumahan Rambah Luar Negeri

  1. I WANT TO INTRODUCE OURSELVES TO YOU, MY NAME IS KARNAEN NAFED, WORKING IN THE NATIONAL EXPORT DEVELOPMENT DIRECTORATE GENERAL, I WANT TO HELP PROMOTE ASTRY CRAFT PRODUCTS IN ONE OF OUR MEDIA EXPORT WARTA ie, IF YOU ALLOW DOWNLOADING OUR IMAGE PRODUCTS YOU, WE WILL fit in WARTA EXPORT DGNED. THANK YOU FOR YOUR ATTENTION

    • Dear Karnaen Nafed, thanks for giving us the great opportunity. if you mean our image product, unfortunately we didn’t take any image product yet, may in the future we’d love to help fulfill your request to promote our products. Any a representative contact person leave for us?

  2. Salam, kenalkan saya zainul. saya perajin bambu elektronik dengan produk berupa aneka design audio multimedia yang casingnya terbuat dari bambu. saya butuh mitra kerjasama untuk memasarkan produk tsb secara luas. tks

Leave a comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s