KERAJINAN SAMPAH PLASTIK

Masalah sampah menjadi suatu sumber Masalah Yang sangat penting jikalau tidak ada pengelolaan yang baik Dari sebuah instansi, semisal di sebuah madrasah Salah satu parameter madrasah yang baik Adalah Berwawasan lingkungan. Didalamnya tidak terlepas dari Pengelolaan sampahnya. Di madrasah sampah bisa menjadi Media belajar.

 Terdapat empat macam sampah:

  • Sampah organic semisal dedaunan diolah menjadi kompos,
  • Sampah kertas, terdiri dari kertas bungkus makanan dan HVS ,Bisa diolah menjadi bubur kertas atau kertas daur ulang.
  • Sampah logam bekas minuman kaleng dikumpulkan ,Dan ini banyak dicari oleh pemulung serta yang terakhir
  • Sampah plastic yang sebagian besar terdiri dari bungkus dan Botol minuman yang akan kita olah menjadi Sebuah kerajinan yang berupa pot unik.

Kebanyakan orang merasa bingung tentang pengelolaan sampah plastic. Daripada dibuang sia-sia ternyata ada juga manfaatnya, hitung-hitung untuk mengurangi polusi dan kerusakan alam, mengingat limbah plastik itu tidak bisa hancur jika sudah didalam tanah.

Cara pembuatannya relative gampang, yang penting harus mempunyai sentuhan seni tidak asal main bakar dan bentuk saja.

Alat-alat yang digunakan juga relative sederhana:

kompor kecil, wajan kecil, kayu, kuas, cat kayu (hitam, krom emas).

Cara kerjanya:

Yang pertama meyiapkan pot yang sudah jadi baru kemudian limbah plastic disangrai diatas kompor dengan menggunakan wajan,

  • Kalau sudah meleleh, maka lelehan tadi ditimpakan atau dilekatkan pada sisi luar pot dengan menggunakan bantuan kayu dan tempelanya terkesan abstrak.
  • Selanjutnya adalah proses pengecatan.
  • Sebagai cat dasarnya menggunakan cat warna hitam. Pengecatan juga tidak boleh sembarangan harus cat murni tidak boleh dicampur tinner. Jika memakai tinner, cat akan masuk ke pori-pori dan butuh waktu lama untuk kering.
  • Setelah cat dasar hitam selesai maka dilanjutkan dengan cat selanjutnya yakni cat krom warna emas/tembaga. Ini dimaksudkan supaya terkesan tua dan berumur.
  • Pot akan terkesan unik seperti terlihat berusia tua karena polesan catnya dan hiasannya terlihat abstrak dan alami. Jadi selesai sudah penanganan limbah plastic yang selama ini merisaukan kita semua.

Selamat berkarya !!!!!!!!!!

Sumber : Babalism 

Cara Membuat Lukisan dari Pelepah Pisang

Tips membuat lukisan dari Pelepah Pisang

Cara pembuatan lukisan, amatlah sederhana bahan dan alat yang dibutuhkan yaitu : pelepah pisang yang telah kering di pohon, gunting, triplek, lem.
Pelepah Pisang : jenis pisang bebas, pelepah pisang yang baik adalah yang sudah kering dipohon, kondisi pelepah pisang benar-benar kering (tidak basah atau lembab), pelepah tidak perlu dijemur di sinar matahari (cukup diangin-anginkan saja). Tidak perlu menggunakan bahan pengawet atau ditambah pewarna buatan, karena akan menghilangkan kesan alami lukisan. Corak warna pelepah pisang yang akan digunakan disesuaikan dengan kebutuhan pelukis, sesuai dengan gaya dan tema lukisan. Lukisan yang sudah jadi tidak perlu di vernis (bahan pengkilap lukisan). Supaya lebih indah bisa dipakai pigura dan kaca. Agar lukisan awet dan tahan lama, hindari lukisan dari basah/lembab.

Lem : Tidak ada jenis lem khusus untuk lukisan ini. Lem yang biasa digunakan contohnya ; lem kertas biasa yang berbahan dasar tepung singkong/kanji/aci, Lem merek FOX yang biasa dijual dipasaran. Lem FOX lebih sering penulis gunakan, karena daya rekatnya yang cukup kuat, walaupun harganya agak sedikit lebih mahal.

Triplek : Biasanya digunakan untuk dasar lukisan. Selain triplek dapat juga digunakan bahan-bahan lain, seperti karton tebal, kayu, dll

Cara Penempelan Pelepah Pisang : Teknik menempel bebas Untuk melukis pemandangan, kaligrafi, hewan, manusia, biasanya penulis menempel latar belakangnya dulu, baru yang terakhir detailnya. Seperti contoh Lukisan Kaligrafi, pertama tempellah latar belakang yang berwarna gelap semua, setelah kering baru tempel tulisan kaligrafinya yang berwarna terang. Agar hasil tempelan merata dan kuat, biasanya setelah pelepah pisang ditempel, lukisan diberi pemberat diatasnya hingga lem kering (seperti dengan kaca tebal, kayu pemberat, buku yang tebal dll) tujuannya agar lem menempel merata disetiap bagian pelepah pisang yang ditempel.

Teknik menempel dan kombinasi warna lukisan, biasanya akan berkembang lebih baik, bila dilatih secara terus menerus, sehingga suatu saat setiap pelukis akan menemukan cara dan tekniknya sendiri yang dianggap paling praktis dan paling pas bagi dirinya.

Untuk tahap tahap pertama, memang dibutuh keuletan dan kesabaran ekstra, karena bahan dan alat ini tidak lazim digunakan untuk tujuan melukis. Tetapi bila telah mahir dan teknik melukisnya telah didapat sendiri, akan diperoleh sebuah lukisan yang unik dan agak sulit untuk ditiru orang, sehingga nilai jualnya juga lebih baik.

Contoh lukisan pelepah pisang :

SELAMAT BERKARYA!!!!

Sumber : Seni Pelepah Pisang